Wednesday, July 17, 2019
Home > Fiqih > Rukun dan Hal-hal yang Membatalkan Puasa

Rukun dan Hal-hal yang Membatalkan Puasa

⚠ Rukun dan Hal-hal yang Membatalkan Puasa dalam Mazhab syafi’i.

Rukun Puasa dalam Mazhab Syafi’i ada dua, yaitu:

1. Niat
Yaitu, seorang muslim bermaksud untuk berpuasa dan letaknya di dalam hati, tidak cukup dengan lisan saja, melainkan hati dan lisan. Dan diperbolehkan melafazhkan niat. Dan cukup seorang muslim berniat berpuasa di hatinya. Dan melafazhkan niat bukanlah syarat puasa.

Dan seorang berniat harus sebelum terbit fajr, dan menjadikan niat di setiap hari dari hari-hari di bulan Ramadhan. Dan tidak cukup niat hanya sekali saja untuk puasa di bulan ramadhan seluruhnya, karena puasa bulan Ramadhan bukanlah satu rangkaian ibadah, melainkan ibadah yang berkesinambungan yang berulang.

Dan setiap ibadah mau tidak mau memiliki niat yg terpisah dari selainnya. Dan disyaratkan di dalam niat untuk menentukan hari puasa. Misal: menentukan puasa untuk esok hari

2. Menahan dari hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajr hingga terbenam matahari

Di antara hal-hal yang membatalkan puasa dalam mazhab syafi’i
1. Makan dan Minum dengan sengaja
2. Memasukkan sesuatu ke lambung melalui saluran tubuh yang terbuka. Maksud saluran yang terbuka adalah mulut, telinga, saluran depan, saluran belakang (dubur), sama saja apakah dari pria atau wanita
3. Muntah dengan sengaja
4. Berhubungan suami istri walaupun tanpa mengeluarkan mani
5. Bersenang-senang: yaitu mengeluarkan mani dengan bercumbu, mencium, dan yang semisalnya. Atau dengan perantara tangan, apabila sengaja maka puasanya batal
6. Haidh atau nifas
7. Gila dan murtad

Referensi:
فقه الشافعي للمبتدئين

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *