Wednesday, July 17, 2019
Home > Tazkiyatun Nufus > Orang yang Paling Bahagia

Orang yang Paling Bahagia

Asy-Syaikh Taqiyuddin Al-Maqrizi Asy-Syafi’i (766 H – 854 H) di dalam kitabnya تجريد التوحيد menjelaskan tentang salah satu dari kelompok orang yang beribadah dan berdoa, yaitu Orang yang beribadah dan berdoa (Meminta Pertolongan) kepada Allah untuk Beribadah.

Syaikh al-Maqrizi menjelaskan maka beribadah kepada Allah puncak dari keinginan mereka, dan karena hal tersebut permintaan mereka untuk membantu mereka agar melakukan ibadah. Oleh karena itu, permohonan doa kepada Allah yang paling utama adalah memohon pertolongan terhadap apa-apa yang diridhoi-Nya, dan itulah yang Nabi ﷺ  telah ajarkannya kepada Muadz bin Jabal,

وَعَنْ مُعَاذٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، أَخَذَ بِيَدِهِ ، وَقَالَ : يَا مُعَاذُ ، وَاللهِ إنِّي لَأُحِبُّكَ فَقَالَ : أُوصِيْكَ يَا مُعَاذُ لاَ تَدَعَنَّ في دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ تَقُوْلُ :

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ ، وَشُكْرِكَ، وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Dari Mu’adz radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang tangannya dan beliau berkata, “Wahai Mu’adz, demi Allah, aku mencintaimu.” Lalu beliau berkata, “Aku wasiatkan kepadamu, wahai Mu’adz, janganlah engkau sekali-kali meninggalkan doa ini di akhir setiap shalat,

‘ALLOOHUMMA A’INNII ‘ALAA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI ‘IBAADATIK

“Ya Allah, tolonglah aku dalam berdzikir, bersyukur, dan beribadah dengan baik kepada-Mu” (HR. Abu Daud no. 1522)

Syaikh Shalih Fauzan menjelaskan di dalam kitab إفادة المستفيد

و هم أسعد الخلق الذين جمع بين العبادة و الإستعانة بالله عليها

dan mereka makhluk yang paling berbahagia yaitu yang menggabungkan antara beribadah dan berdoa kepada Allah untuk beribadah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *